Strategi penanganan dan langkah pemecahan masalah
Silakan lakukan investigasi sistematis dengan mengikuti urutan dari yang sederhana ke yang kompleks dan dari eksternal ke internal.
Langkah 1: Pemeriksaan cepat dan pengaturan ulang (selesai dalam 5 menit)
Periksa indikator status perangkat dan UI:
Amati dengan saksama antarmuka operator untuk melihat apakah ada pesan peringatan berwarna kuning atau perintah seperti "Pintu Pengaman Terbuka" atau "Perlambat".
Periksa bilah status mesin untuk melihat apakah ia menampilkan "Produksi - Deselerasi" atau mode serupa.
Lakukan restart penuh:
Matikan sepenuhnya catu daya perangkat (termasuk sakelar daya utama), tunggu 1-2 menit, dan biarkan semua kapasitor habis.
Nyalakan kembali untuk memulai ulang. Ini adalah metode yang efektif untuk menghapus kesalahan perangkat lunak sementara.
Langkah 2: Investigasi sistematis (mengikuti urutan dari eksternal ke internal)
1. Inspeksi keselamatan dan interlock
Periksa semua pintu pengaman satu per satu: Di sepanjang jalur peralatan, buka kembali semua pintu pengaman dan penutupnya (termasuk penutup belakang) lalu tutup rapat-rapat, dengarkan bunyi "klik" yang menunjukkan kunci sudah terpasang pada tempatnya.
Periksa tombol berhenti darurat: Periksa seluruh mesin dan pastikan semua tombol berhenti darurat telah diputar sepenuhnya untuk pengaturan ulang. Anda dapat mencoba menekan setiap tombol satu per satu, lalu mengatur ulang untuk memastikan fungsinya berjalan dengan baik.
Bersihkan dan periksa tirai lampu pengaman: Letakkan tirai lampu pengaman inframerah di dalam peralatan (biasanya di kedua sisi area bergerak), bersihkan lensa pemancar dan penerimanya dengan kain kering untuk memastikan tidak terhalang debu atau minyak. Amati apakah indikator status tirai lampu berfungsi dengan baik.
2. Pemeriksaan sistem sirkuit gas
Periksa barometer: periksa langsung pembacaan barometer pada peralatan atau di bengkel untuk memastikan apakah tekanan udara berada dalam kisaran yang diperlukan untuk peralatan (biasanya 6-7 Bar).
Periksa sirkuit udara: Periksa pipa udara utama untuk setiap tanda-tanda bengkok atau perataan; verifikasi bahwa katup pembuangan filter berfungsi dengan baik, dan pastikan apakah penguras otomatis tersumbat, yang menyebabkan penurunan tekanan udara.
3. Pemeriksaan perangkat lunak dan pengaturan
Periksa mode operasi:
Pada perangkat lunak operasi, cari opsi yang bernama "Mode Produksi", "Pengaturan Kecepatan", atau "Mode Kura-kura/Kelinci".
Pastikan perangkat berada dalam mode "Kecepatan Maksimum" atau "Kecepatan Tinggi", bukan mode "Debugging", "Kecepatan Lambat", atau "Optimalisasi".
Lihat log alarm/peristiwa:
Mengakses riwayat alarm atau log kejadian mesin.
Fokuslah pada semua pesan peringatan sebelum dan sesudah titik waktu terjadinya masalah, bukan hanya pesan kesalahan. Peringatan yang tidak mencolok mungkin menjadi alasan penerapan batas kecepatan.
4. Diagnosis perangkat keras yang mendalam
Periksa status penggerak servo:
Buka pintu kabinet listrik dari penggerak servo (Catatan: Harus dioperasikan oleh teknisi profesional setelah dimatikan untuk memastikan keselamatan!).
Perhatikan lampu indikator status pada semua penggerak servo. Dalam kondisi normal, lampu indikator biasanya berwarna hijau dan terus menyala atau berkedip. Jika terdapat lampu indikator berwarna kuning atau merah, catat kodenya dan lihat manualnya.
Periksa suhu motor: Setelah peralatan berjalan selama beberapa waktu, periksa apakah suhu setiap motor sumbu meningkat secara tidak normal melalui perangkat lunak pemantauan penggerak, atau rasakan apakah rumah motor panas saat disentuh dalam kondisi aman.
Lakukan pemeriksaan status I/O:
Dalam mode pemeliharaan perangkat, temukan halaman pemantauan status I/O.
Periksa semua sinyal masukan terkait keselamatan (seperti sensor setiap pintu pengaman, tombol berhenti darurat, dan sinyal tirai cahaya) satu per satu untuk memastikan statusnya sesuai dengan kenyataan fisik (pintu tertutup = 1, pintu terbuka = 0). Jika sensor masih menampilkan status "terbuka" meskipun pintu tertutup rapat, kemungkinan besar sensor tersebut rusak.
Langkah 3: Cari dukungan profesional
Jika semua langkah di atas gagal memecahkan masalah, kemungkinan ada kesalahan perangkat keras atau perangkat lunak yang lebih dalam.
Hubungi dukungan teknis ASM: Beri tahu teknisi dukungan teknis secara rinci tentang langkah pemecahan masalah yang telah Anda ambil dan fenomena yang Anda amati.
Berikan informasi kunci:
Model peralatan khusus (seperti SIPLACE X4i).
Nomor seri perangkat.
Sistem kontrol dan versi perangkat lunak.
Berkas log alarm lengkap.
Waktu dan frekuensi spesifik terjadinya masalah.






